Pangdam XVII Cenderawasih Minta Prajurit TNI Tidak Menyakiti Hati Rakyat

0
735

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Panglima Komando Daerah (Pangdam) XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Muhammad Saleh Mustafa meminta dengan tegas kepada para prajuritnya agar tidak menyakiti hati rakyat.

Permintaan Pangdam ditujukan kepada khususnya para prajuritnya yang bertugas di kabupaten Paniai dan Deiyai itu disampaikan dalam arahan upacara memperingati HUT TNI ke-77 yang bertemakan “TNI adalah kita”, di halaman kantor Bupati Paniai, Madi, Rabu (5/10/2022).

“TNI lahir dari dan oleh rakyat maka saya minta kepada para prajurit harus bekerja untuk rakyat. Jangan pernah sekali-kali sakiti hati rakyat,” tegasnya.

Dia mengatakan, menjaga harkat dan martabat, juga menghindari terjadi pelanggaran HAM terhadap rakyat adalah tugas pokok TNI yang harus dijunjung tinggi.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, Pertamina Monitor Kesiapan Layanan Avtur di Terminal Sentani

“Sejatinya masyarakat dan TNI adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dimana  ada masyarakat, dis itu TNI ditugaskan. Kalau tidak ada, tidak. Maka lindungi, menjaga harkat dan martabat agar tidak terjadi pelanggaran HAM dan sebagainya dari berbagai bahaya yang datang mengancam nyawa rakyat adalah tugas utama TNI,” ujarnya.

ads

Sesuai tema HUT “TNI adalah kita” dan amanat dari Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, bahwa berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, TNI telah mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat, dimintanya agar pesan disampaikan harus diingat baik dan diterapkan.

Hasil beberapa lembaga tersebut yakni, Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) tanggal 24 Juni 2022, TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik sebesar 93,2%. Lembaga Survei Indonesia (LSI) versi lembaga hukum tanggal 31 Agustus 2022 sebesar 93 %.

Baca Juga:  Bappilu Partai Demokrat Provinsi PP Resmi Gelar Pleno Penutupan Pendaftaran Cagub dan Cabup

Dan hasil survei dari Lembaga Survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) tanggal 27 September 2022 merilis dukungan dan kepuasan Kinerja TNI terhadap Demokrasi sebesar 93,5%.

“Berdasarkan hasil survei yang ada, ini satu kebanggaan luar biasa buat kita. Sekarang tugas kita adalah bagaimana menjaga kepercayaan ini dengan terus melayani masyarakat lebih sungguh-sungguh lagi,” imbuhnya.

Harapannya bertepatan dengan momentum HUT, dapat memberikan dampak yang baik bagi keamanan dan kedamaian bagi tanah Papua.

“Karena pada dasarnya TNI hadir untuk rakyat, TNI bekerja dan berjuang untuk rakyat. Sehingga dimana disitu ada anggota TNI harus rakyatnya merasa aman dan damai,” tuturnya berharap kepada beberapa awak media, usai kegiatan upacara.

Baca Juga:  Tambang Emas di Kampung Mogodagi Dipertanyakan

Dia menambahkan kehadirannya di Paniai sendiri bertujuan untuk hendak merasakan langsung budaya kebersamaan, persaudaraan dan keakraban dari masyarakat Paniai dan Deiyai.

“Ya, agar melalui kebersamaan dan persaudaraan untuk ciptakan keamanan dan kedamaian di Papua dapat kita mulai gaungkan dari Paniai sini,” tukasnya.

Meki Nawipa, bupati kabupaten Paniai, disela acara silaturahmi mengaku sangat senang dengan kehadiran Pangdam karena merupakan suatu kehormatan bagi pemerintahannya.

Pewarta: Stevanus Yogi
Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaKTT AS dan Pemimpin Pasifik Deklarasi di Gedung Putih, Washington DC
Artikel berikutnyaDiduga BLT Kemensos Senilai 5, 094 Miliar untuk Intan Jaya “Hilang” di Tengah Jalan