Umat Kingmi di Yahukimo Tolak Ganggu Ketua Sinode Terpilih

0
4753

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — “Seluruh umat yang ada di Yahukimo secara khusus Jemaat Imanuel Dekai menolak dengan tegas adanya konferensi luar biasa, konferensi tandingan dan lain-lain yang bertujuan menggulingkan kepemimpinan Dr. Benny Giay sebagai Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua.”

Penegasan ini diungkapkan Pdt. Geradus Heluka, S.Th, koordinator Gereja Kingmi di Yahukimo, usai kegiatan seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diadakan Komisi Pelayanan Pemuda Jemaat Imanuel Dekai, Klasis Suru-Suru, Yahukimo, Papua, pekan lalu.

Sebagaimana dilaporkan Piter Lokon dari Dekai, Pendeta Heluka menyatakan, “Hasil Konferensi Sinode Gereja Kingmi di Tanah Papua ke-X yang diadakan di Moanemani Kabupaten Dogiyai pada tanggal 18-24 Oktober 2015 itu sudah sah dengan terpilihnya Dr. Benny Giay sebagai Ketua Sinode.”

Heluka menegaskan, oknum tertentu yang berniat jahat sebaiknya berhenti karena kepemimpinan Gereja Kingmi tak semudah yang sedang dibayangkan untuk mengacaukan umat Tuhan di Tanah Papua.

Umat Kingmi hari ini, kata dia, sudah menerima hasil konferensi di Dogiyai. Umat saat ini justru sedang bergumul menuju Yubileum kedua setelah Yubelium 50 Tahun sudah diadakan beberapa waktu lalu.

Heluka menduga saat ini ada kelompok yang menamakan Tim 9. Tim tersebut kabarnya mau menggelar konferensi luar biasa sebagai konferensi tandingan. “Sekali lagi, rencana tersebut kami jemaat Kingmi di Kabupaten Yahukimo sudah tolak,” tegasnya.

Sikap sama ditegaskan Melkianus Wetipo, ketua Pemuda Jemaat Imanuel Dekai.

“Pemuda adalah tulang punggung gereja, maka kami para pemuda Kingmi mendukung pernyataan dari Koordinator Gereja Kingmi di Yahukimo bahwa umat Kingmi di Kabupaten Yahukimo secara khusus Jemaat Imanuel Dekai Klasis Suru-Suru menolak kelompok tertentu yang berniat adakan konferensi tandingan. Perlu diketahui bahwa Doktor Benny Giay sudah sah terpilih sebagai Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua,” ujar Wetipo.

Konferensi sinode di Dogiyai, jelas Wetipo, merupakan konferensi tingkat tinggi sesuai aturan kelembagaan dan hasilnya sudah sah serta diterima semua pihak.

Diberitakan sebelumnya, seminar dan KKR tersebut diadakan Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Jemaat Imanuel Dekai, selama dua hari (5-6/8/2016), dengan tujuan membentuk karakter para pemuda-pemudi gereja agar mampu menangkal berbagai tantangan di era modern dewasa ini. (Baca: Pemuda Kingmi di Yahukimo Berkomitmen Menghadapi Tantangan Global)

Pewarta: Mary Monireng