Agus Kosay Pimpin KNPB

0
2489

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Puncak kegiatan Kongres Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang kedua tahun 2018, secara resmi memilih Agus Kosay sebagai ketua umum, Warpo Wetipo sebagai ketua 1, dan Fero Hubi sebagai sekretaris umum.

Kongres berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 23 hingga 25 Oktober 2018 di Jayapura, selain memilih pengurus inti, juga telah melengkapi seluruh komisariat dan bidang-bidang yang akan menjalankan organisasi perjuangan kedepan.

Mantan ketua umum KNPB, Victor F. Yeimo, usai melakukan pelantikan, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua yang baru terpilih.

“Saya ucapkan selamat atas terpilihnya sekaligus dilantiknya saudara Agus Kosay ketua umum, Warpo Wetipo ketua satu, dan saudari Fero Hubi sebagai sekretaris umum KNPB. Untuk itu, saya ucapkan selamat dan kita harus mengakhiri,” tandasnya.

Untuk proses berjalannya kongres ini, Yeimo menilai, sudah berlangsung secara demokrasi dan aman. Peserta yang hadir di kongres adalah mereka yang memiliki hak suara. Dari 32 KNPB wilayah dan konsulat di Tanah Papua.

“Semua sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku di KNPB. Ya, akhirnya sudah dilantik pengurus baru pada hari ini, tanggal 26. Sehingga saya sebagai mantan ketua menyampaikan selamat memikul amanat penderitaan rakyat West Papua,” tutur Yeimo.

Dari pantauan suarapapua.com, ketua bersama pengurus KNPB Pusat yang baru terpilih dilantik di kantor sekretariat dihadiri perwakilan konsulat, komisariat dan bidang-bidang. Jalannya acara tersebut berlangsung dengan meriah disertai pujian dan doa.

Usai kegiatan pelantikan, suarapapua.com hendak mewawancarai ketua yang baru terpilih. Namun dirinya tidak berkomentar saat itu dan akan menyediakan waktu untuk menggelar jumpa pers secara terbuka.

“Kegiatan kita sudah selesai dan hari sudah malam, jadi kami akan mengundang teman-teman media untuk meliput konfrensi pers,” kata Agus.

Ia beralasan, tak ada waktu untuk memberi keterangan kepada wartawan karena kegiatan pelantikan tidak sesuai jadwal yang direncanakan akibat sempat dihalangi aparat kepolisian dari Polres Jayapura Kota.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Mary Monireng

print