Polisi Indonesia Tangkap 88 Orang dalam Seminggu di Papua

0
978

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Polisi Indonesia telah menangkap 88 orang di Papua, masing-masing di kabupaten Boven Digul, Papua lima orang dan 83 orang ditangkap di Kota Jayapura, Papua.

Penangkapan yang dilakukan Polisi Indonesia itu dilakukan karena dua hal. Pertama 83 orang ditangkap di Jayapura saat hendak melakukan demonstrasi untuk menyampaikan pendapat di muka umum yang dijamin UU negara Indonesia dan lima orang lainnya ditangkap di Boven Digoel karena mengenakan baju dengan gambar bendera Bintang Kejora.

Boven Digul – 9 Agustus

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat melaporkan bahwa pada tanggal 9 Agustus lalu dua aktivis KNPB Boven Digul bersama tiga orang pemuda setempat ditangkap aparat kepolisian Indonesia. Penangkapan itu dilakukan karena kelima orang itu mengenakan baju dengan gambar bermotif Bintang Kejora pada baju yang mereka kenakan.

Jumat lalu, sekitar pukul 16.00 WP dua orang aktivis KNPB dan tiga orang pemuda setempat pergi nonton gerak jalan yang dibikin di depan kantor bupati Boven Digoel dengan mengenakan baju bermotif bendera Bintang Kejora.

Kelima orang tersebut adalah Felix Alim (aktivis KNPB), Abrahan Nakai (aktivis KNPB), Michel Tayuk (pemuda), Oktovianus (pemuda) dan Fernando (pemuda) .

Saat mereka sedang tonton gerak jalan yang digelar tersebut, polisi datang menghampiri mereka lalu memukul kelima orang tersebut dengan popor senjata.

Felix Alim dipukul dengan popor senjata di kepala bagian belakang, ditampar di bibir dan dipukul di hidung hingga berdarah. Dan keempat orang lainnya mendapat intimidasi dari aparat kepolisian Indonesia.

Setelah dipukul, kelima orang tersebut lalu diamankan di Polres Boven Digoel, Papua.