Pemkab Intan Jaya Bantu Bama untuk Warga yang Mengungsi ke Tiga Gereja

0
597

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya telah menyerahkan bantuan bama kepada warga yang telah mengungsi ke Gereja Katolik Bilogai, Gereja GKII Tigamajigi dan Gereja Katolik Stase Waboagapa sejak 26 dan 27 Oktober 2021 lalu.

Penyerahan secara simbolis kepada warga di halaman gereja Bilogai, halaman gereja GKII Tigamajigi dan halaman gereja Waboagapa. Pemberian secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati.

Pada Selasa 2 November kemarin, Bupati Natalis Tabuni beserta sejumlah pejabat tiba di Intan Jaya pada Selasa (2/10/2021) kemarin lewat sebuah pesawat emergency. Pesawat yang mendarat kemarin adalah untuk pertama kalinya setelah Jumat pekan kemarin seluruh penerbangan dibatasi untuk terbang ke Sugapa karena konfdisi keamanan yang tidak kondusif.

Baca Juga:  Pimpinan Majelis Rakyat Papua Barat Diminta Segera Dilantik

Baca Juga: Pengungsi Intan Jaya: Jangan Bunuh Kami, Kami Mau Hidup Seribu Tahun

Pertemuan antar Bupati, Dandim dan sejumlaha pejabat direncanakan dilakukan kemarin. Namun pertemuan tersebut tidak terjadi karena saat hendak melakukan pertemuan, sudah terjadi kontak senjata antara TPNPB dan TNI/Polri di sekitar Bilogai dan Mamba.

ads

Usai memberikan bantuna, Bupati Natalis kepada suarapapua.com dari Sugapa menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan masyarakat dan telah memberikan bantuan secara simbolis di tiga gereja.

Baca Juga:  Prof. Otto Cornelis Kaligis Bicara Lukas Enembe: Kasus Politik!

Menurutnya, lambatnya pemberian bantuan bama tersebut bukan karena tidak ada bama, melainkan karena tidak ada penerbangan ke Sugapa sehingga akses untuk droping bama dari Timika maupun Nabire terhambat.

“Sebenarnya bukan tidak ada stok bama. Bama ada. Tetapi karena tidak ada penerbangan sehingga kami baru menyerahkannya secara simbolis kepada warga yang ada di tiga gereja. Kami akan tetap bantu mereka. Kami juga harapkan agar kondisi daerah ini segera kondusif supaya masyarakat bisa pulang dan bisa beraktifitas seperti biasa,” jelas Tabuni dari Sugapa.

Baca Juga:  JPU Tuntut Agus Kosay dan Beny Murib Dua Tahun dan Delapan Bulan Penjara

baca juga: Bupati Intan Jaya Keluarkan Enam Imbauan Terkait Kondisi Terkini

Bupati juga mengatakan, dia telah menghimbau kepada masyarakat bahwa telah diberlakukan jam malam. Bupati juga mengakui bahwa ddia telah menerima aspirasi dari masyarakat terkait dengan penolakan blok Wabu.

“Puji Tuhan kami sudah serahkan bantuan bama. Kami juga sudah terima aspirasi penolakan blok wabu dari masyarakat,” terangnya.

REDAKSI

Artikel sebelumnyaPengungsi Intan Jaya: Jangan Bunuh Kami, Kami Mau Hidup Seribu Tahun
Artikel berikutnyaEskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Tim HAM MRP Minta Negara Buka Dialog