Gerilyawan TPNPB Tembak Satu Anggota Satgas Damai Cartenz di Pegunungan Bintang

0
1137

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Satu anggota kepolisian yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz tertembak dalam kontak tembak yang terjadi pada 17 Januari 2022 denga gerilyawan TPNPB yang diduga anak buah Lamek Taplo.

Seperti dilansir sindonews.com, Pos Operasi Nemangkawi Polri (Belukar) atau Satgas Damai Cartenz di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua diserang   Lamek Alepki Taplo dan anggotanya.

Serangan terjadi pada Senin (17/1/2022), pukul 06.25 WIT. Bharatu Bachtiar Yuniwandaru anggota Belukar Brimob yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi tertembak usai kontak senjata dengan KKB di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.

Ia terkena tembakan peluru yang ditembak pada jarak sekitar 100 meter dari arah kiri pos dengan yang mengakibatkan Bharatu Bachtiar mengalami luka tembak(rekloset) terkena pada bagian punggung bahu sebelah kiri.

Baca Juga:  Kasus Laka Belum Ditangani, Jalan Trans Wamena-Tiom Kembali Dipalang

Berikut kronologis kejadiannya:

ads
  • Pukul 06.00 WIT, piket siaga fajar melaporkan kondisi cuaca seputaran pos belukar Distrik Kiwirok mengalami kabut.
  • Pukul 06.50 WIT, Bharatu Bachtiar berdiri di depan pintu pos ujung kiri melihat situasi kabut.
  • Pukul 06.52 WIT, Bharatu Bachtiar akan kembali masuk ke pos dan terjadi tembakan 100 meter dari arah kiri pos belukar CO 54M 470885 9478904.
  • Pos belukar memberikan tembakan balasan kearah CO 54M 470885 9478904 dan terdapat tembakan kembali dari arah rumah perhubungan jarak 85 meter CO 54M 470991 9478982.
  • Bharatu Bachtiar, personel Operasi Nemangkawi Polri (Belukar) Pos Kwirok mengalami luka tembak di bagian punggung. Kondisinya sadar dan stabil.
  • Korban evakuasi mengunakan helikopter Bell Polri dari Sentani menuju ke Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang.
  • Sampai saat ini, personel TNI/Polri masih bersiaga di pos masing-masing untuk mengantisipasi aksi lanjutan dan rencana evakuasi korban akan dilaksanakan dari Distrik Kiwirok menuju Bandara Sentani, Jayapura.
Baca Juga:  Masyarakat Nduga Tertekan Konflik Berkepanjangan, Begini Saran Anggota DPRP

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Bharatu Bachtiar tertembak saat tengah berjaga di pos.

“Anggota kita diserang oleh KKB saat kondisi masih gelap saat berjaga di pos. Saya menyesalkan terjadinya penyerangan tersebut,” kata Kombes AM Kamal seperti dilansir SINDOnews.

Kondisi Bharatu Bachtiar saat ini stabil dan sudah dievakuasi dari Kiwirok ke Jayapura.

Baca Juga:  Pemuda Adat Tekankan Cakada Harus Memihak Masyarakat

“Saat ini yang bersangkutan sudah ditangani dokter RS Bhayangkara Papua,” ungkap Kombes AM Kamal.

Sebelumnya Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Inf Aqsha Erlangga membenarkan adanya kontak senjata di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua yang menyebabkan salah satu anggota Brimob Bharatu Bachtiar tertembak pada bagian bahu.

“Ya benar ada anggota Brimob yang tertembak. Namun saat ini yang bersangkutan dalam keadaan sadar,” kata Kol Inf Aqsha Erlangga.

Menurutnya situasi di Pegunungan Bintang saat ini telah kondusif. Pasukan TNI Polri tetap bersiaga untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan. (*)

 

 

 

 

SUMBERSINDONews.com
Artikel sebelumnyaDua Kelompok Warga yang Bertikai di Wamena Akhirnya Berdamai
Artikel berikutnyaPeringati Masuknya Injil di Wilayah Barat Paniai, Ketua Sinode Papua Pesan Ini