Seruan ULMWP Agar Rayakan Kemerdekaan Papua Dengan Tenang dan Damai

0
496
Markus Haluk, Sekretaris Eksekutif ULMWP, Manase Tabuni, Presiden Eksekutif ULMWP, dan Willem Rumaseb, Dewan Legislatif. (Supplied for SP)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menyerukan kepada rakyat Bangsa Papua Barat agar merayakan Hari Ulang Tahun (Hut) Kemerdekaan Papua Barat pada 1 Desember 2023 dirayakan dengan tenang dan damai.

“Kepada Rakyat Bangsa Papua, para pemimpin organisasi, diplomat dan pertahanan, serta solidaritas Papua Merdeka di Indonesia dan Internasional, serta di mana saja berada. Dalam kegiatan menjelang peringatan 62 tahun (Hut) Kemerdekaan Papua pada 1 Desember 2023, saya selaku Presiden Eksekutif ULMWP menyampaikan pesan agar dilakukan sesuai situasi dan kondisi masing-masing wilayah dan negara. Bentuk kegiatan berupa, upacara, aksi demonstrasi damai, ibadah, doa, seminar, diskusi dan pentas seni musik,” ujar Manase Tabuni, Presiden Eksekutif ULMWP dalam seruannya pada, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga:  Proteksi OAP, FOPERA Desak KPU RI Menerbitkan PKPU Khusus Pelaksanaan Pemilu di Tanah Papua

Sekali lagi Tabuni berpesan agar kegiatan-kegiatan itu dilakukan dengan tenang dan damai, bermartabat dengan saling menjunjung dan mengapresiasi setiap bentuk perjuangan yang diberikan untuk memperingati 62 tahun kemerdekaan Papua.

“Mengambil waktu untuk mengheningkan cipta, mengenang kembali jasa para leluhur dan pejuang Papua yang telah mendahului kita. Dapat disebutkan nama-nama para pejuang Papua Merdeka yang sudah meninggal dunia.”

Baca Juga:  LME Digugat Ke Pengadilan Tinggi Inggris Karena Memperdagangkan 'Logam Kotor' Dari Grasberg

Ia juga berpesan agar dalam setiap aksi untuk mendoakan para pengungsi tanah Papua yang berada diberbagai wilayah di tanah Papua dan di luar negeri. Doakan perdamaian dunia khususnya keselamatan warga sipil atas konflik antara Rusia dengan Ukraina, serta konflik antara Israel dan Hamas.

ads

“Doakan juga supaya para pemimpin dunia termasuk Presiden Indonesia, Ir. Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bukan hanya menjadi pahlawan perdamaian di wilayah Russia-Ukraina dan Israel-Palestina, dengan mendorong berbagai resolusi ke Dewan Keamanan PBB untuk genjatan senjata.”

Baca Juga:  Guru Fotografer Papua Calon DPD RI, Coblos Nomor Urut 9!

“Tetapi juga mendorong genjatan senjata TNI/Polri dan TPNPB dan mendukung Hak Penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua.”

Artikel sebelumnyaPemkab Intan Jaya Beri Bantuan Bama Untuk Puluhan KK Korban Longsor di Homeyo
Artikel berikutnyaTPNPB Akan Gelar Upacara Militer Peringati HUT Papua Merdeka