KNPB: Pejuang dan Rakyat Papua Jangan Terhasut Taktik Musuh

0
1705

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Komite Nasional Papua Barat (KNPB) meminta pejuang dan rakyat Papua Barat untuk mencernah informasi, memilah isu dengan baik tentang tanah dan rakyat Papua Barat, dari Sorong – Merauke.

Hal tersebut ditegaskan pengurus pusat KNPB tidak lama ini. Kepada suarapapua.com, Victor Yeimo, ketua umum KNPB mengatakan, rakyat Papua harus tahu bahwa keputusan tertinggi organisasi KNPB berada pada Kongres dan rapat pimpinan yang digelar setiap 6 bulan sekali, menghadirkan pimpinan KNPB Pusat dan Wilayah di seluruh tanah Papua.

“Pada rapat pimpinan, para pemimpin KNPB mengevaluasi, membahas dan merumuskan strategi taktik melalui program-program minimum dan maksimum secara demokratis guna dalam mewujudkan hasil kongres KNPB,” jelas Yeimo, rabu (6/9/2017).

Untuk itu, ia menghimbau kepada rakyat agar bila ada anggota KNPB, maupun oknum diluar KNPB yang menjalankan agenda di luar mekanisme legal di atas, maka itu adalah ilegal.

“Ia patut dipertanyakan, dicurigai dan dikeluarkan oleh organisasi dan rakyat Papua dari organisasi KNPB. Rakyat Papua berhak menganalisa dan meminta konfirmasi kepada pengurus KNPB tentang setiap isu dan agenda yang tersebar atau disebarkan oleh oknum-oknum tersebut,” tegasnya.

Ia juga megatakan, pengurus KNPB selalu memetakan ancaman dan tantangan perjuangan KNPB. Mengakui bahwa adanya ancaman penghancuran organisasi oleh musuh kolonial NKRI dan atau melalui oknum-oknum dalam internal KNPB.

“Mereka melakukan pembengkangan dalam organisasi. Mereka perlu diwaspadai: apa dan siapa dibalik segala manuver perpecahan yang terus dimainkan. Karena itu, kami berharap seluruh pejuang dan rakyat Papua tidak terhasut oleh taktik mereka,” pinta Victor.

Agus Kossay, ketua I KNPB menambahkan, pihaknya tidak ikut keinginan manusia melainkan mengikuti dan menjalankan agenda yang sudah diputuskan dengan cara demokratis atas keputusan bersama dalam forum keputusan tertinggi organisasi.

“Kami tidak ikut agenda keputusan sepihak yang penuh manipulasi dan rekayasa, kemudian memaksa orang lain harus ikut kita. KNPB sudah 8 tahun berarti sudah dewasa sehingga haru jelih melihat dan membaca semua tantangan baru,” ujar Kossay.

Maka, ia meminta agar pengurus pusat maupun rakyat Papua tidak terjebak dengan berbagai macam cara yang sedang digunakan musuh untuk menghancurkan perjuangan murni rakyat Papua.

“Kita tidak pernah terjemahkan pikiran satu atau dua orang saja. Saya minta untuk pejuang dan rakyat Papua tidak boleh terjebak pada agenda musuh yang sedang dimainkan satu dua orang untuk perjuangan bangsa West Papua,” pungkasnya.

Pewarta: Arnold Belau