Dinas Kehutanan Papua Dukung Program Penanaman Pohon Sagu

0
109

SENTANI, SUARAPAPUA.com Pemerintah provinsi Papua menyatakan mendukung penuh program penanaman pohon Sagu di wilayah kabupaten Jayapura.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Jan Jap L. Ormuseray, kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua pada peringatan hari pohon sedunia, Kamis (21/11/2019) di dusun Sagu Homfolo Aa, kampung Awai Kehiran I, distrik Sentani, kabupaten Jayapura.

“Kita lebih fokus pada penanaman pohon yang mempunyai nilai ekonomi yang nantinya memberikan kontribusi besar,” ujarnya usai kegiatan penanaman pohon.

Menurut Jan, penanaman pohon bertujuan menjaga kelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian dari komitmen pemerintah provinsi Papua untuk mendedikasikan hutan Papua sebagai paru-paru dunia.

Selain itu, ia menegaskan, pohon sagu juga memberikan kontribusi ekonomi yang tinggi bagi masyarakat setempat. “Karena itu pilihan kita yang terbaik salah satunya adalah mengembangkan hutan sagu,” ujarnya.

Ormuseray menyebut beberapa langkah yang dapat dilakukan, mulai dari sosialisasi tentang pentingnya sagu, serta pembinaan dan tindaklanjutnya di lapangan.

“Kita lalukan sosialisasi dan pembinaan-pembinaan serta terus kembangkan dengan dukungan dari bapak Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal serta para bupati, kita tanam pohon sagu.”

Upaya tersebut, kata dia, suatu komitmen yang harus dilakukan mengingat akhir-akhir ini perluasan pohon sagu semakin berkurang.

“Ini menjadi komitmen yang terwujud dalam program dan kegiatan seluruh jajaran kehutanan serta dinas kehutanan akan terus konsisten untuk mendorong hutan sagu ini selalu ada,” imbuh Ormuseray.

Rahman Basri, Asisten I bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, saat menyampaikan sambutan, mengajak semua elemen masyarakat agar ikut serta dalam gerakan menanam pohon sagu sekaligus menjadi masyarakat pelestari tanaman khas ini demi masa depan anak cucu.

Menurutnya, ini kebijakan Pemkab Jayapura melalui program terpadu yaitu program pemberdayaan distrik dan kampung dalam memberi ruang dengan cara menyiapkan luas area tanam sagu seluas 50 hektar di wilayah ini yang pada saatnya nanti bermanfaat besar.

“Tentu memberikan satu penguatan pemberdayaan bagi masyarakat adat, berkomitmen untuk melestarikan alam dan lingkungan kita terutama pohon sagu,” ujarnya.

Dengan adanya upaya bersama untuk menjaga dan melindungi alam yang ada terutama upaya melestarikan pohon sagu, diharapkan agar suatu kelak tidak punah dari kehidupan masyarakat setempat.

“Pohon sagu menjadi andalan dan potensi di kabupaten Jayapura dan umumnya Papua. Jadi, ini menjadi komitmen untuk kita lestarikan bersama-sama,” kata Basri.

Pewarta: SP-CR15
Editor: Markus You