Prihatin Kondisi Pendidikan, Mahasiswa Beam Ketemu Dinas Pendidikan Lanny Jaya

0
46

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Melihat perkembangan pendidikan di Kabupaten Lanny Jaya Khususnya di wilayah Beam yang semakin suram, karena guru dan kepala sekolah tidak menetap, mahasiswa mendatangi Dinas Pendidikan untuk menyampaikan pikiran membangun.

Akia Yas Wenda ketua ikatan mahasiswa Beam mengatakan,  tujuan mendasar tergerak untuk bertemu kadis pendidikan, Rabu (8/1/2020), lalu karena pendidikan dasar adalah hal mendasar, katanya kepada Suarapapua.com, Jumat (10/1/2020).

“Sumber daya manusia dan pendidikan ini penting sekali. Kami sebagai putra daerah melihat guru dan kepala sekolah tidak menetap sehingga kami bertemu dengan dinas terkait agar mengambil langka lain,” kata Akia.

Ia berharap, pemerintah mengevaluasi kinerja para Kepsek yang ditugaskan serta para guru-guru. Dan harus mengedepankan kualitas bukan kuantitas.

Pendidikan yang harus dibenahi katanya, di 3 SD dan 2 SMP Beam, meski tidak menyebutkan nama SD dan SMP, ia hanya sebutkan Jumlah gedung yang mega dibangun pemerintah harus ada aktivitas belajar dan mengajar.

Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Lanny Jaya, menyambut baik kedatangan mahasiswa Beam di Kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran untuk menyampaikan aspirasi tentang perkembangan pendidikan di Sekolah di Distrik Beam.

Menerima kedatangan mahasiswa, Aletinus Jigibalom, kadis Pendidikan mengatakan, untuk membangun Lanny Jaya pada umumnya khusus di bidang pendidikan sangat membutuhkan pikiran membangun dari mahasiswa, karena menurutnya mahasiswa adalah agen perubahan.

“Kalian datang karena kalian peduli dengan pendidikan. Orang menjadi cerdas, pintas dan hebat untuk merubah daerah harus berawal dari pendidikan. Saya ucapkan terima kasih kehadiran ini menyampaikan pikiran yang bagus ini,” kata kadi Pendidikan.

Untuk diketahui kata Jigibalom, sebelumnya tim dan dirinya pernah langsung ke wilayah Beam kabupaten Lanny Jaya. Dari kunjungan itu ia ungkapkan, ada beberapa kendalah yang harus dibenahi.

“Saat kami berkunjung guru-guru dan kepala sekolah yang ditempatkan tidak melaksanakan tugas dengan baik dan sehingga kami rencanakan untuk dalam waktu dekat kita akan membicarakan bersama,” katanya.

Dia jelaskan, telah merencanakan untuk melakukan pertemuan antara masyarakat, tokoh setempat, dan mahasiswa. Karena ia melihat, banyak pembangunan pendidikan yang dibangun tetapi terlihat tidak ada yang menanggapi.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Arnold Belau