Lukas Enembe: Papua Tidak Lockdown, Hanya Pembatasan Sosial

0
3086
Gubenur Papua, Lukas Enembe. (IST - SP)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan, untuk mencegah penyebaran virus Corona di Papua, Papua tidak berlakukan lockdown, tetapi Papua berlakukan pembatasan sosial. 

Hal tersebut diungkapkan Enembe usai melakukan rapat bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Kota Jayapura, Selasa (24/3/2020).

“Tidak ada istilah lockdown. Yang ada adalah pembatasan sosial. Jadi ada beberapa daerah kita anggap perlu blok. Jadi Lapago, Meepago, Mamta dan Anim Ha ditutup karena rawan,” ungkapnya.

Baca Juga:  PT IKS Diduga Mencaplok Ratusan Hektar Tanah Adat Milik Marga Sagaja

Baca Juga: Lukas Enembe: Pilihan Lockdown Diputuskan Minggu Depan

Ia juga menegaskan bahwa pembatasan tersebut berlaku untuk semua akses penerbangan dan kapal yang datang dan pergi dari dan ke Papua.

ads

“Terus beberapa daerah, alat transportasi barang boleh masuk. Manusia tidak boleh masuk. Ini mulai diberlakukan hari Kamis setelah keputusan ini berlaku,” tegasnya.

Baca Juga:  Aktivitas Belajar Mengajar Mandek, Butuh Perhatian Pemda Sorong dan PT Petrogas

Pernyataan gubernur tentang hal ini, dapat anda dengarkan di sini:

Baca Juga: Akses Transportasi di Lapago dan Meepago Ditutup

Keputusan Pemerntah Provinsi Papua  tentang pembatasan sosial tersebut akan diberlakukan mulai hari Kamis (26/3/2020).

“Ini akan berlaku selama 14 hari. Nanti akan ada pertimbangan lagi setelah 14 hari. Kemarin itu kan belum ada yang positif. Tapi karena sudah dapat jawaban pasti, maka kita kasih naik jadi 14 hari. Dan kita tetap siaga darurat. Kapal sudah dihentikan untuk tidak ke Papua, jadi kapal kembali ke luar Papua,” ungkapnya lagi.

Baca Juga:  Asosiasi West Papua Australia Mendesak Prancis Mendengarkan Suara Rakyat Kanak

 Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaCovid19, Ancaman Serius Eksistensi OAP: Lockdown Papua!
Artikel berikutnyaIni Kesepakatan Bersama Tentang Pembatasan Sosial di Papua