TNI Akui Satu Anggotanya Membelot ke TPNPB

0
1422

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com —- Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo memastikan kebenaran kabar tentang seorang anggota TNI yang bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata. Anggota TNI bernama Pratu Lucky Y Matuan atau Lukius itu merupakan personel Raider 400.

“Pratu Lukius dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya,” ujar Suswatyo seperti dilansir kompas.com.

Pernyataan Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo ini mengkomfirmasi dan memastikan bahwa memang ada satu anggota TNI Raider 400 dari Kodam Diponegoro telah membelot ke TPNPB.

Seperti diberitakan suarapapua.com pada edisi Kamis (15/4/2021) seorang anggota TNI telah meniggalkan satunnya dan bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Kabupaten Intan Jaya Papua pada 15 Februari 2021.

Baca Juga:  Kepala Dinas Pendidikan Dogiyai Tekankan Kerja Kolaborasi Demi Menyiapkan SDM Papua

Anggota TNI yang memilih bergabung dengan TPNPB tersebut diketahui bernama Lukius Heluka berpangkat Pratu. Jabatan organiknya adalah Taban SO Ru 1 Ton 1 Kipan B Yonif 410/ALG.

ads

Lakius merupakan anggota Tim 3 TK.Bulapa dari satuan Yonif 410/Alugoro yang berada dalam struktur komando Korem 073/Makutarama, Kodam IV/Diponegoro.

Informasi ini meyakinkan karena terdapat empat orang saksi yang mengetahui anggota tersebut meninggalkan pos. Mereka adalah Praka Resha Putra Tanu B dari satuan onif 410 Algoro, Diponegoro, Praka Doni Indro Pratama dari satuan Brigif 4/DR, Letda Inf Awang D dari satuan Yonif Raider 400/Brawijaya dan Serda Eko Widyantoro dari satuan Yonif 410/Algoro, Diponegoro.

Baca Juga:  Mahasiswa Bersama Rakyat Papua Tolak Investasi Blok Wabu Intan Jaya

Brigjen Suswatyo mengatakan, Raider 400 yang berada di bawah naungan Kodam IV/Diponegoro sempat ditugaskan di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021.

Suswatyo menyebutkan, Lukius membelot saat penugasan tersebut.

“Dia tidak bawa senjata,” kata dia.

Dianggap pengkhianat Saat ini, Suswatyo menegaskan, Pratu Lukius telah dianggap sebagai pengkhianat karena bergabung dengan KKB di Intan Jaya. Lukius, kata dia, juga sudah masuk dalam daftar anggota KKB di Intan Jaya.

Baca Juga:  Proteksi OAP, FOPERA Desak KPU RI Menerbitkan PKPU Khusus Pelaksanaan Pemilu di Tanah Papua

Aparat keamanan akan menindak tegas jika bertemu dengan eks tentara tersebut. “Mereka sudah gabung ke sana, kalau ketemu ya ditindak tegas karena dia sudah masuk kelompok ekstremis,” kata Suswatyo.

Ia berharap, bergabungnya Pratu Lukius ke KKB, tak membuat kekuatan kelompok itu meningkat. “Mudah-mudahan saja tidak ada gangguan apa pun kepada masyarakat,” kata dia.’

Pewarta: Arnold Belau

 

Artikel sebelumnyaIn Memoriam Pater Dr. Neles Kebadabi Tebay: “Nai, Saya akan Waita di Vatikan Kalau…”
Artikel berikutnyaPemerintah PNG Kembali Bersepakat Dengan “Iblis” Melanjutkan Penambangan Porgera