Lima Belas Warga PNG Kabur dari Lapas Doyo

0
1422

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com —Sebanyak 15 warga negara Papua New Guinea, termasuk dua wanita yang sedang menjalani hukuman di Lapas Narkoba, Doyo, Sentani karena pelanggaran terkait masalah narkoba dan telah kabur, kata polisi pada Senin (31/7/2018)

Kepala Kepolisian Komandan Sepik Barat, Moses Ibsagi mengatakan 15 orang melarikan diri ditambah dengan 16 orang Indonesia dari Penjara Doyo di Sentani, Jayapura, pada hari Minggu pekan lalu.

“Para tahanan, kebanyakan dari Sepik Timur dan Barat, termasuk diantaranya 31 tahanan yang telah keluar dari penjara narkotika di Sentani, Minggu lalu (22 Juli),” katanya.

“Di antara narapidana PNG terdapat dua wanita. Mereka diyakini melakukan perjalanan menuju perbatasan PNG-Indonesia. Pejabat Indonesia telah menyarankan kami untuk menahan mereka jika mereka datang melintasi perbatasan,” kata Moses.

Dia mengatakan pihak Indonesia ingin para pelarian dikirim kembali ke Indonesia untuk dihukum karena melarikan diri.

“Kami sekarang mencari mereka di titik masuk utama di sepanjang perbatasan di pos perbatasan pedalaman Skotchio dan pesisir Wutung,” kata Ibsagi.

“Tapi itu sekitar 120 kilometer dari penjara ke perbatasan dan ditutupi hutan lebat dengan daerah pegunungan dan berawah.

“Mereka juga harus menyeberangi Sungai Tami yang luas dan mengalir cepat untuk sampai ke perbatasan, jika mereka bepergian dengan berjalan kaki. Sungai itu sekitar 10 kilometer dari perbatasan,” jelasnya.

Ibsagi mengatakan total warga PNG di Penjara Doyo adalah 26 narapidana.

Sementara itu, kepala polisi Jayapura Victor Dean Mackbon mengatakan kepada media di Indonesia bahwa para tahanan melarikan diri dengan menggergaji jeruji besi jendela.

Pewarta : Yance Agapa

Sumber : Fiji Times